Kamis, 09 November 2017

Napi Performance Art Working Craft di Pekan Kreatif Nusantara


Napi Performance Art Working Craft di Pekan Kreatif Nusantara

Ketua Kelas Inspeksi Kelas Pekalongan 2A Pekalongan, Anang Saefullah mengatakan bahwa penjara akan terus berinovasi dalam
menjajaki potensi warganya melalui kegiatan kelas inspirasional dengan membuat beberapa kerajinan, seperti sampah batik dan
seni kaligrafi Penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran Penjara Kelas dua A Pekalongan, Anang Saifullah di Pekalongan, Sabtu
(21/3), mengatakan bahwa sebanyak 30 warga akan dilibatkan dalam pameran tersebut. Dia menambahkan, sebelumnya, penjara juga telah memberi
bahan pembuatan kapal phinisi miniatur dengan bahan dari kardus dipadukan dengan kayu dan bambu. "Gagasan tentang ini
Materi pelatihan yang muncul tidak hanya dari pelatih tapi juga dari orang-orang yang dibantu, "katanya. Pada bulan Februari 2015, dia mengatakan,
Warga yang dibantu telah dilatih membuat tong sampah yang dilukis dengan berbagai motif batik. "Program ini sebenarnya sudah ada
dipelopori sejak 2014. Namun, pada tahap awal hanya bisa berproduksi dalam skala kecil dan pada 2015 akan direalisasikan untuk dipasarkan
Secara umum, "katanya. Dia mengatakan, pameran Pekan Kreatif Nusantara diharapkan bisa menjadi media untuk mengenalkan karya tersebut
dari warga yang ditargetkan serta untuk mengetahui tingkat penerimaan masyarakat. Beberapa karya kerajinan tangan terbantu
Warga Negara Pemasyarakatan Kelas 2 A Kota Pekalongan, Jawa Tengah, akan dipajang di pameran Pekan Kreatif PT
Nusantara di Balai Olahraga Jetayu, 1-5 April 2015. "Setelah mereka menyelesaikan kalimatnya, kami berharap orang-orang ini bisa bekerja di sana
masyarakat, dan kami berharap orang akan menerima kehadiran mereka lagi, "katanya.Baca juga: plakat kayu

Tidak ada komentar:

Posting Komentar